
PALANGKA RAYA SEMAKIN KEREN – Dinas Pariwisata Kota Palangka Raya hari ini meresmikan kampanye promosi “10 Makanan Khas Palangka Raya Paling Enak & Wajib Dicoba” sebagai bagian dari upaya melestarikan dan memperkenalkan kekayaan kuliner tradisional Kalimantan Tengah kepada wisatawan domestik dan mancanegara.(Rabu,27/8/25)
Program ini menampilkan ragam makanan autentik yang telah menjadi identitas kuliner masyarakat Dayak dan mencerminkan kearifan lokal dalam pengolahan bahan-bahan alami Kalimantan.
KULINER UNGGULAN YANG DIPROMOSIKAN:
1. WADI PATIN

Makanan fermentasi berbahan dasar ikan patin yang telah menjadi kuliner tradisional turun-temurun. Wadi patin memiliki cita rasa unik dengan perpaduan rasa asin dan asam yang khas. Hidangan ini dinikmati bersama nasi hangat dan sambal bakal, menjadikannya pengalaman kuliner yang tak terlupakan bagi para penikmat kuliner tradisional.
2. JUHU UMBUT ROTAN

Hidangan sayuran eksotis yang memanfaatkan umbut rotan muda sebagai bahan utama. Rotan yang masih muda diolah dengan berbagai rempah-rempah tradisional, menghasilkan tekstur yang empuk dan kenyal dengan rasa yang gurih. Penambahan kuah santan memberikan cita rasa yang semakin istimewa, menjadikannya hidangan yang sangat digemari masyarakat lokal.
3. OLAHAN IKAN JELAWAT

Meskipun namanya mungkin terdengar asing, ikan jelawat merupakan salah satu makanan khas eksklusif Palangka Raya. Ikan air tawar ini diolah dengan bumbu rempah khusus, dapat dipanggang atau digoreng hingga menghasilkan tekstur yang krispy di luar namun tetap gurih di dalam. Beberapa chef lokal juga mengolahnya dengan teknik gulai untuk variasi rasa yang lebih kaya.
4. KERIPIK KALAKAI

Camilan tradisional yang terbuat dari tanaman kalakai, sejenis pakuan yang banyak tumbuh di daerah Kalimantan Tengah. Tanaman ini dikenal sebagai makanan warisan nenek moyang Suku Dayak. Kalakai diolah menjadi keripik dengan tekstur yang krispy dan rasa gurih alami. Camilan sehat ini kaya akan nutrisi dan menjadi oleh-oleh favorit wisatawan yang berkunjung ke Palangka Raya.
5. BANGAMAT

Hidangan tradisional yang terbuat dari daging kelelawar dan sayur jantung pisang yang diolah dengan rempah-rempah khas Kalimantan Tengah. Bangamat memiliki cita rasa yang unik dengan tambahan kuah kental yang gurih dan khas, mencerminkan kearifan lokal dalam memanfaatkan hasil alam setempat sebagai sumber protein alternatif.
6. KALUMPE

Dikenal di Batak dengan nama “daun ubi tumbuk”, Palangka Raya menyebutnya karuang. Hidangan tradisional khas Suku Dayak ini terbuat dari daun singkong yang ditumbuk halus kemudian dicampurkan dengan kuah kental dari rempah-rempah tradisional. Sayuran khas Kalimantan Tengah ini sangat cocok disantap bersama nasi hangat dan sambal pedas, dapat ditambah terung kecil serta taburan kacang tanah dan ikan teri atau ikan asin.
7. KUE GAGATAS

Kue tradisional berbahan dasar beras ketan yang mudah ditemukan di pasar tradisional Kalimantan Tengah. Lapisan gula di bagian luar memberikan rasa manis yang khas, menjadikan kue ini sangat digemari sebagai camilan tradisional. Kue gagatas lebih nikmat disajikan bersama secangkir teh manis hangat dan kopi.
8. KUE KENTA

Kue tradisional dengan rasa manis dan tekstur lembut yang semakin nikmat saat disajikan dengan segelas kopi atau teh hangat. Kue kenta mudah ditemukan di pesta pernikahan, pertemuan keluarga besar, dan acara-acara spesial lainnya sebagai hidangan penutup yang menggugah selera.
9. SAMBAL KANDAS SERAI

Sambal khas yang terbuat dari cabai dan rempah-rempah berbahan dasar serai, memberikan aroma dan rasa pedas yang menggoyangkan lidah. Sambal ini menjadi pendamping wajib untuk berbagai hidangan khas Palangka Raya dan wajib dicicipi oleh setiap pengunjung yang datang ke kota ini.
10. TERUNG MAPUI

Hidangan penutup dari 10 makanan khas Palangka Raya yang terbuat dari terung ungu berukuran besar. Terung dapat diolah dengan cara dipanggang kemudian diolesi bumbu yang terbuat dari serai, terasi, dan cabai hijau, menghasilkan perpaduan rasa pedas, asam, dan manis yang nikmat. Hidangan ini melengkapi daftar kuliner tradisional yang wajib masuk dalam daftar kuliner wisatawan yang berkunjung ke Palangka Raya.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Palangka Raya menyatakan, “Program ini merupakan bagian dari strategi pengembangan wisata gastronomi yang berkelanjutan. Kami berkomitmen untuk melestarikan warisan kuliner tradisional sembari memperkenalkannya kepada generasi muda dan wisatawan.”
Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pelaku usaha kuliner lokal, meningkatkan kunjungan wisatawan, serta melestarikan tradisi kuliner yang telah ada selama ratusan tahun. Program ini juga sejalan dengan visi Wonderful Indonesia dalam mempromosikan kekayaan kuliner Nusantara.






